Sabtu, 01 Juli 2017

abasaku

Belum sempat ku dengar suaramu
Belum sempat memeluk ragamu
Belum lagi kurasakan gerak tubuhku
Belum pula kurasakan wangi nafasku
Tapi kepergianmu membuat air mataku tak dapat berhenti
Kepergianmu membuat hatiku hampa
Kepergianmu membuat jiwaku sunyi
Sungguh seharusnya kamu tau
Kamu yang kutunggu
Kamu yang ku nanti
Kamu pengisi kekosongan jiwaku
Tapi kini kepergianmu membuat luka dalam
Kegelapan dan kepiluan yang tak terungkap kan 
Meski tangis ku selalu membasahi pipi di tiap sendiri ku
Tak kan bisa menghapus rasa pahitnya kehilanganmu
Angin sampaikan salam rindu dari ku untuk abasaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar